Budidaya Melon Kirin Berbasis Greenhouse di Lumbung Mataraman
Administrator 18 Juni 2026Dibaca 138 Kali
Lumbung Mataraman kembali mengembangkan sektor pertanian hortikultura melalui budidaya melon Kirin berbasis greenhouse. Kegiatan ini dikelola oleh Alam Gusnindar selaku pengelola greenhouse dengan memanfaatkan teknologi budidaya modern untuk menghasilkan buah melon berkualitas unggul.
Melon Kirin dipilih sebagai komoditas yang dibudidayakan karena memiliki kualitas buah yang baik, cita rasa manis, tekstur yang renyah, serta memiliki masa tanam yang relatif cepat, yaitu sekitar 70 hari setelah tanam. Selain itu, penggunaan sistem greenhouse menjadi salah satu upaya untuk meminimalisir serangan hama dan penyakit yang kerap menjadi kendala dalam budidaya melon di lahan terbuka.
Menurut Alam Gusnindar, budidaya tanaman di dalam greenhouse memberikan banyak keuntungan karena kondisi lingkungan dapat dikontrol dengan lebih baik. Faktor-faktor seperti suhu, kelembapan, pencahayaan, dan sirkulasi udara dapat diatur sesuai kebutuhan tanaman sehingga pertumbuhan melon menjadi lebih optimal.
“Fungsi utama greenhouse adalah menciptakan lingkungan tumbuh yang ideal bagi tanaman. Dengan pengaturan suhu, kelembapan, pencahayaan, dan sirkulasi udara yang tepat, tanaman dapat tumbuh lebih sehat dan produktif,” jelasnya.
Pada musim tanam kali ini, greenhouse Lumbung Mataraman menanam sebanyak 400 lubang tanam melon Kirin. Diharapkan dengan penerapan sistem budidaya yang baik dan pemeliharaan yang optimal, tanaman dapat tumbuh maksimal serta menghasilkan buah berkualitas tinggi saat masa panen tiba.
Melalui budidaya melon Kirin berbasis greenhouse ini, Lumbung Mataraman tidak hanya berupaya meningkatkan produktivitas pertanian hortikultura, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran dan pengembangan teknologi pertanian modern yang dapat diterapkan oleh masyarakat dan kelompok tani di wilayah setempat.