Semangat membangun desa terpancar dalam perhelatan akbar Hari Desa Nasional yang diselenggarakan di kawasan wisata Tebing Breksi, Kalurahan Sambirejo, Kabupaten Sleman pada Kamis (25/01). Dengan mengusung tema "Jogja Harmoni: Kalurahan Melayani, Mukti Membumi", acara ini menjadi ajang unjuk potensi bagi Kalurahan-kalurahan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kalurahan Giripeni menjadi salah satu peserta yang turut berpartisipasi dalam gelar potensi dalam peringatan Hari Desa tersebut. Kalurahan Giripeni datang bukan hanya sekadar partisipasi seremonial, melainkan membawa misi untuk memperkenalkan potensi yang ada di Kalurahan Giripeni ke tingkat Provinsi maupun Nasional.
Fokus utama yang dibawa oleh Kalurahan Giripeni dalam momentum ini adalah pengenalan Lumbung Mataraman "Bulak Peni". Mengacu pada program "Lumbung Mataraman" yang bertujuan untuk menjaga ketahanan pangan, kemandirian pangan, dan kedaulatan pangan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), khususnya di Kulon Progo. Program ini merupakan upaya berbasis masyarakat yang mendorong masyarakat untuk bercocok tanam, beternak, dan mengelola lahan pekarangan secara terpadu atau integrated farming.
Pemerintah Kalurahan Giripeni berharap melalui partisipasi ini, profil Bulak Peni semakin dikenal luas oleh masyarakat. Selain sebagai pusat ketahanan pangan, Bulak Peni diproyeksikan menjadi percontohan bagaimana Kalurahan mampu melayani masyarakat dengan inovasi yang membumi.
Peringatan Hari Desa Nasional tahun ini diharapkan mampu mempererat kolaborasi antar-kalurahan di DIY, sekaligus memotivasi setiap desa untuk terus bertransformasi menuju desa yang mandiri, melayani, dan sejahtera.