Ubinan padi yang dilaksanakan di Lumbung Mataraman Bulak Peni menjadi langkah untuk mengukur produktivitas hasil tanam secara akurat dan terukur. Kegiatan ini penting sebagai dasar evaluasi keberhasilan sekaligus perencanaan pengembangan pertanian ke depan.
Berdasarkan hasil ubinan yang dilakukan pada Senin (16/02), produktivitas pada sistem tanam jajar legowo 4:1 mencapai 7,71 ton Gabah Kering Panen (GKP)/ha, sedangkan pada sistem jajar legowo 2:1 mencapai 9,18 ton GKP/ha. Varietas padi yang dibudidayakan di Bulak Peni adalah Inpari 49.
Capaian ini menunjukkan bahwa penerapan sistem tanam yang tepat dan pengelolaan lahan yang optimal mampu memberikan hasil yang baik, sekaligus memperkuat peran Lumbung Mataraman Bulak Peni sebagai bagian dari upaya mewujudkan kemandirian dan ketahanan pangan Kalurahan Giripeni.