Sebanyak 15 anak PAUD Graulan mengikuti kegiatan belajar sambil bermain di Lumbung Mataraman Bulak Peni, Kalurahan Giripeni, pada Jumat (07/08). Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran luar kelas yang bertujuan mengenalkan anak-anak pada lingkungan, pertanian, dan peternakan melalui pengalaman secara langsung.
Lumbung Mataraman Bulak Peni mengusung konsep integrated farming atau pertanian terpadu, yang mengintegrasikan sektor pertanian, peternakan, edukasi, dan pengelolaan lingkungan dalam satu kawasan. Konsep ini memungkinkan anak-anak memperoleh berbagai pengalaman belajar tanpa harus berpindah lokasi.
Selama kegiatan, anak-anak diajak berkeliling kawasan untuk mengenal beragam bibit tanaman, melihat aktivitas pertanian, berinteraksi dengan hewan seperti domba dan sapi, menyaksikan pertunjukan wayang sawah dari ketua Lumbung Mataraman, Untung Suharjo, serta memahami pentingnya menjaga lingkungan sejak usia dini. Suasana belajar yang dikemas secara menyenangkan membuat anak-anak tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan.
Melalui kunjungan ini, Lumbung Mataraman tidak hanya berperan sebagai kawasan pertanian terpadu, tetapi juga sebagai ruang edukasi yang mendukung pembelajaran kontekstual bagi anak-anak. Diharapkan, pengalaman belajar di alam terbuka ini dapat menumbuhkan rasa ingin tahu, kecintaan terhadap lingkungan, serta apresiasi terhadap dunia pertanian sejak usia dini.
Kegiatan edukasi seperti ini menjadi salah satu wujud komitmen Kalurahan Giripeni dalam mengembangkan Lumbung Mataraman sebagai pusat ketahanan pangan, pemberdayaan masyarakat, dan wisata edukasi.